Jiwa

Gejala Khas Pada Skizofrenia

Paratimik

Paratimik merupakan suatu gangguan emosi dimana terdapat ketidak cocokkan yang nyata antara perasaan yang menyertai ide dengan pikiran atau pembicaraan. Penghayatan perasaan tidak serasi dengan irama hidupnya. Emosi yang diperlihatkan tidak sesuai stimulus. Ketidak cocokkan ini bisa ditunjukkan lewat kesan emosi (gembira ketika situasi pikiran atau pembicaraan menunjukkan kesedihan) atau lewat intensitas emosi (berlebihan atau kurang dari yang diharapkan).

Autistik

Autistik merupakan suatu gangguan bentuk pikir dimana seseorang memiliki preokupasi terhadap dunianya sendiri, mengakibatkan seseorang tersebut menarik diri dari realitas dunia luar. Bentuk pikir autistik berokupasi pada ide yang egosentris, pikiran tidak logis dan telah mengalami distorsi. Orang autistik selalu hidup dalam alamnya atau dunianya sendiri, dan secara emosional terlepas dari orang lain.

Waham Bizzare

Waham bizarre merupakan suatu gangguan isi pikir dimana penderita memperlihatkan keyakinan yang aneh. Termasuk dalam waham bizarre :

  • Waham sedot pikir : percaya bahwa seseorang telah mengambil keluar pikirannya.
  • Waham sisip pikir : percaya bahwa seseorang telah menyisipkan pikirannya ke dalam kepala penderita.
  • Waham siar pikir : percaya bahwa pikiran penderita dapat diketahui orang lain.
  • Waham kendali pikir : percaya bahwa perasaan, perilaku, dan dorongan impuls berasal dari / dipengaruhi / dikendalikan oleh kekuatan atau orang dari luar.

Inkoherensi

Inkoherensi merupakan suatu gangguan arus pikir yang menyebabkan penderita memiliki jalan pikiran atau pembicaraan yang sukar atau tidak dapat mengerti dan diikuti karena adanya asosiasi longgar yang berat. Pada inkoherensi terdapat distorsi tatabahasa atau susunan kalimat. Penderita sering memakai arti istilah yang aneh. Inkoherensi timbul karena pikiran yang kacau sehingga beberapa buah pikiran dikeluarkan dalam satu kalimat.

Depersonalisasi

Depersonalisasi merupakan suatu gangguan dimana terdapat perasaan yang salah (tidak dapat menilai) terhadap diri sendiri atau lingkungan.

Pikiran Magis

Pikiran magis selain merupakan gangguan arus pikir namun dapat pula merupakan gangguan isi pikir. Penderita percaya bahwa segala tingkah laku, ucapan, sikap serta gerak geriknya dikendalikan oleh kekuatan magis. Pikiran magis dikaitkan dengan kepercayaan pada sikap yang ada dalam beberapa pola mistik untuk memenuhi keinginan tertentu.

Ambivalensi

Ambivalensi merupakan suatu gangguan kemauan dimana penderita menghendaki dua hal yang berlawanan pada waktu yang sama. Hal ini mengakibatkan sebelum suatu perbuatan selesai sudah timbul dorongan yang berlawanan (misalnya : tangan diulurkan untuk berjabat tangam, tetapi belum sampai tangannya sudah ditarik kembali).

Sumber :

Maramis, W.F. 1980. Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga University Press : Surabaya.

Soewadi. 1999. Simtomatologi Dalam Psikiatri. MEDIKA Fakultas Kedokteran UGM : Yogyakarta.

One thought on “Gejala Khas Pada Skizofrenia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s